Rabu, 29 Juni 2016

Ngaku Buser, Peras dan Cabuli Sejumlah Gadis Yang Lagi Pacaran


MANIS77 -  Legi (49) warga Kelurahan Pasar Atas, Kecamatan Bangko, Merangin, Jambi ditangkap Polisi karena mengaku anggota Buser dan sering menangkapi pemuda – pemudi yang berpacaran di tepi sungai Batang Merangin. Usai ditangkap pasangan muda – mudi tersebut dimintai uang dan bahkan ada yang disetubuhi pelaku.

Pelaku ditangkap saat berada di rumahnya, usai ditangkap pelaku langsung digiring ke Polsek Kota Bangko untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Di hadapan penyidik, pelaku mengakui jika sudah sering melakukan aksinya mengintai muda – mudi yang lagi pacaran di tepi Sungai Batang Merangin.

Usai ditangkap harta benda korbanpun dijarah dan yang lebih parahnya jika korban tak mau membayar sejumlah uang, maka korban perempuan harus melayani nafsu bejatnya jika tak mau membayar uang kepada pelaku. “Pelaku ini sudah sering kali melakukan aksinya di wilayah lingkungan Sungai Mas kota Bangko, yang terakhir korbannya adalah seorang mahasiswi.

Di mana mahasiswi tersebut ditangkap pelaku sedang pacaran, namun karena takut dan dimintai uang oleh pelaku, korban pun pasrah. Pelaku juga sempat ingin memperkosa korban, namun karena terus berontak akhirnya dapat melarikan diri,” ungkap Kapolsek Bangko Iptu Didih Engkas, Selasa (28/6/2016).

Selain itu Kapolsek juga mengatakan, perbuatan pelaku sudah melanggar hukum dan pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis. “Untuk pelaku kita jerat dengan Pasal 289 KUHP tentang tidak pidana pemerkosaan dengan kurungan penjara paling lama 9 tahun dan disubisiderkan dengan Pasal 285 KUHP,” tandasnya.(sindo)

Kami Ingin Scudetto & Liga Europa
Ditangkap Karena  Obor Olimpiade
BNN Mendadak Tes Urine Para Sopir



 

Selasa, 28 Juni 2016

Nekat ! Seorang Pemuda Mencoba Menyentuh Itu nya Korban Saat Jalan-Jalan di Mal


MANIS77 - Pemuda pengunjung mal di Jalan Margonda, Depok, diamankan petugas keamanan setempat lantaran mencoba berbuat pelecehan terhadap wanita pengunjung. Gadis berinisial A (19) menjadi korban pelecehan pria DS (25) yang mencoba menyentuh kelamin korban saat jalan-jalan di mal tersebut pada Minggu (26/6/2016) malam.

Saat itu, A baru saja melwati pintu masuk. Tak senang dengan perlakuan itu, Gadis yang baru lulus SMA ini datang ke mal bersama Wi (21), kakak. Mereka langsung melapor ke Polresta Depok. “Saya mendapatkan voucher belanja, maksudnya mau menggunakannya untuk belanja. Tapi baru masuk pintu utama, pelaku jalan dari arah lalu tiba-tiba langsung menyentuh saya. Saya langsung teriak,” ucapnya kepada polisi. Sebaliknya, kepada polisi DS menuding A dan kakaknya melantur.

Ia mengaku tak melecehkan korban, apalagi saat itu jalan sempit dan lingkungan ramai “Jadi ya wajar aja kalau bersentuhan. Tapi saya tidak meremasnya,” kilahnya.  Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho, mengatakan kasus itu masih dalam pemeriksaan di unit Perlindungan Perempuan dan Anak. “Akan didalami keterangan pelaku. Ia masih terus berkelit,” katanya.(Poskota)

Sanchez Terbaik di Copa America
Akhirnya Winglet Dilarang Digunakan
Ahok Laporkan Mafia Pembelian Lahan 


 

Minggu, 26 Juni 2016

Gadis Belia Diperkosa di Balik Jok Belakang Bus Ketika Tertidur


MANIS77 - Arfis Hariyanto (18), warga KI Marogan Lorong Remifa, Kecamatan Kertapati, Palembang, ini terpaksa harus menghabiskan masa mudanya di balik jeruji besi. Tersangka Arfis ditangkap usai melakukan pemerkosaan terhadap IS (16), yang diakui tersangka sebagai pacarnya. Aksi bejat Arfis terungkap setelah korban IS mengadukan perbuatan tersangka ke orangtuanya. Informasi yang dihimpun, pemerkosaan yang dilakukan IS terjadi pada Sabtu 25 Juni 2016 dini hari.

Di mana sebelum kejadian itu, tersangka dan korban membuat janji untuk bertemu di kawasan KM 11, Palembang. Usai bertemu di tempat yang dijanjikan, tersangka yang kesehariannya sebagai kondektur bus jurusan KM 12-Kertapati ini pun mengajak korban untuk berkeliling dengan bus kota yang dikondekturinya sembari menemani tersangka bekerja. Saat itulah, timbul niat bejat tersangka. Ketika itu, tersangka menawarkan korban untuk menginap dan beristirahat di bus tersebut, karena malam sudah larut.

Namun bukannya istirahat, tersangka justru membujuk korban untuk berhubungan intim. "Kita tangkap tersangka berdasarkan laporan korban dan orangtuanya," ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede, kepada wartawan, Sabtu (25/6/2016). Menurut Maruli, dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka sudah dua kali melakukan hal tersebut. "Aksi itu dilakukan tersangka dua kali pada hari yang sama di jok belakang bus," terangnya.

Kini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka. "Korban masih di bawah umur. Untuk itu tersangka akan dijerat dengan Pasal 81 Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara," tegasnya. Sementara itu, korban IS mengaku dirinya dipaksa untuk melayani nafsu bejat tersangka. Di mana ketika dirinya sedang tertidur lelap di dalam bus kota tersebut, tersangka menggerayanginya.

"Ketika bangun, saya melihat tersangka hendak memperkosa saya. Saya sempat melawan dan menjerit, namun tidak ada yang mendengar,"ujarnya saat melaporkan kejadian itu. Sedangkan Arfis membantah melakukan pemaksaan terhadap korban. Menurutnya, hubungan suami istri itu dilakukan atas dasar suka sama suka. "Kami pacaran sudah dua bulan. Waktu saya ajak main (hubungan intim) dia mau. Saya tidak maksa," singkatnya.(sindo)

Manchester United Datangkan Mkhitaryan
Anthony Joshua Patahkan Rekor
Hidup di Jakarta Serba Duit






Sabtu, 25 Juni 2016

Cewek ABG Bongkar Rumah Digebuki Warga


MANIS77 - Seorang cewek ABG berinisial SS, 15, diamuk warga bersama dua temannya setelah tertangkap mencuri di sebuah rumah, Kamis (23/6) dinihari. Mereka kepergok saat beraksi di sebuah rumah di jalan Rawa Kuning, RT 008/07 Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur. SS, diringkus bersama kedua rekannya M. Ilyas, 17, dan juga EM, 15, saat aksinya dipergoki pemilik rumah.

Ketiganya pun langsung digelandang ke kantor polisi berikut barang bukti televisi, tabung gas 3 kilogram, DVD player, dan uang Rp55 ribu yang diambilnya dari rumah milik Biantoro, 30. Kapolsek Cakung, Kompol Armunanto Hutahean mengatakan mereka membongkar rumah dengan obeng. “Kejadian itu sendiri terjadi sekitar pukul 02:00 saat si penghuni tertidur lelap.

Di rumah Biantoro itu, pelaku mengambil televisi yang kemudian dibawa, lalu dititipkan di teman pelaku,” ujar Armunanto. Tak puas hanya dengan mengambil televisi, lanjut Armunanto, pelaku kemudian kembali ke rumah tersebut. Disitu, ketiganya mengambil tabung gas, DVD Player, serta uang tunai Rp55 ribu.

“Namun ketika pelaku sedang melakukan aksinya, pemilik rumah bangun dan meneriaki pelaku,” ungkapnya. Akibat teriakan pemilik rumah, mengundang perhatian warga sekitar hingga menangkap dan menghajarnya. “Pelaku beserta barang bukti akhirnya diamankan ke polsek Cakung untuk dilakukan pemeriksaan,” tutur kapolsek.(Poskota)

Bulutangkis Mengukir Prestasi
Maia Estianty Dengan Pria Bule
Jakmania Perusak Persija




Rabu, 22 Juni 2016

Kelambu Janda Cantik Palembang Dimasukin Tetangga Tanpa Busana


MANIS77 mk- Zarinah (29), janda cantik tanpa anak ini nyaris menjadi korban pemerkosaan. Ironisnya, aksi percobaan pemerkosaan tersebut dilakukan Agus (35), yang tak lain merupakan tetangga sebelah rumahnya. Aksi percobaan pemerkosaan yang dialami korban Zarinah, warga Jalan Kopral Paiman Lorong Pertemuan, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju, Palembang ini, terungkap saat dirinya melaporkan kejadian itu ke Polresta Palembang, Selasa (21/6/2016).

Dihadapan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Zarinah mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin 20 Juni 2016 malam. Saat itu, korban tengah tidur di rumahnya. Namun baru saja memejamkan mata, tiba-tiba korban merasakan kelambu yang terpasang di kamarnya itu ada yang membukanya. Bahkan, korban merasakan, jika ada seseorang yang  hendak menarik dan seakan membuka celana.

Namun lantaran sudah mengantuk, korban pun tak terlalu menggubris hal itu. Rupanya, semakin lama korban Zarinah pun makin merasakan kejanggalan di celananya tersebut, hingga akhirnya korban pun membuka matanya. Betapa terkejutnya korban ketika melihat seseorang di dalam kelambunya ada berusaha menelanjanginya.

"Setelah membuka mata, rupanya dia (Agus) sudah ada di dalam kelambu saya. Dia dalam keadaan telanjang," katanya, saat melapor. Tidak hanya itu, terlapor juga bahkan sempat menindih tubuh korban dan berusaha memperkosanya. "Saya berontak pak. Karena takut, saya pun teriak dan dia langsung kabur," terangnya.

Menurutnya, siang sebelum kejadian itu, korban melihat gelagat aneh yang ditunjukan oleh terlapor Agus. Dimana ketika korban mencuci pakaian di sungai yang tak jauh dari rumahnya, Agus selalu menatap dirinya dengan sorotan mata yang tajam. "Mungkin sudah penyakit ya pak, dia juga kedapatan kerap kali mengintip orang lagi mandi.

Saya ini memang janda, tapi bukan berarti saya mau saja diberlakukan seperti itu. Saya tidak terima, makanya saya melapor. Pak RT dan tetangga sekitar juga sudah mengetahui kejadian ini, dia tidak bisa mengelak lagi," katanya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SIk MH mengatakan, jika laporan korban saat ini telah diterima dengan No. LP/ B-1684/ VI/ 2016/ Resta/ Sumsel dan akan segera ditindaklanjuti. "Laporan akan ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Sat Reskrim Polresta Palembang," pungkasnya.(Sindo)

Pique Acungkan Jari Tengah
Ganda Campuran Korea Selatan
Toko dan Bank Tambah Pengamanan 





Senin, 20 Juni 2016

Gerimis-Gerimis di Hotel Melati, Pasangan Duda Dan Janda Diamankan Satpol PP


MANIS77 - Sepasang mahasiswa RT (18) dan AY (18) serta pasangan duda dan janda BS (46) dan TRS (41) terpaksa menahan malu. Pasalnya mereka terjaring Operasi Pekat yang dilakukan Satpol PP, Selasa (21/6).

Razia yang melibatkan kepolisian, kejaksaan, pengadilan dan polisi militer itu menyasar sejumlah hotel kelas melati. Menurut Kepala Satpol PP Kota Siantar Julham Situmorang mengatakan pasangan RT dan AY diamankan ketika hendak keluar dari kamar hotel. Namun ia enggan memberikan nama hotel tersebut.

Dia hanya menyebut hotel-hotel yang besar di antaranya, hotel Mutiara di Jalan Sisingamangaraja, Hotel Mentari di Jalan Pdt Wismar, Hotel Binalling di Jalan Farel Pasaribu dan Hotel Tamaria di Jalan Ahmad Yani. Dijelaskannya lagi, RT berdomisili di Jalan Batu Tiga Nagahuta, Kelurahan Setia Negara, Siantar sedangkan AY berdomisili warga Karang Anyar, Simalungun.

Sementara BS warga Sipangan Bolon, Simalungun dan TRS warga Jalan Tangki, Kelurahan Naga Pita, Siantar Martoba. “BS dan TRS dijaring karena mereka bukan pasangan suami isteri. Lagi pula keduanya tak bisa memperlihatkan kartu identitas. Hari ini hanya dua pasangan yang kita amankan. Mungkin karena kondisi cuaca yang saat ini gerimis,” tutur Julham.(kriminalitas)

Mempertahankan Gonzalo Higuain
LeBron James Mencetak Rekor
Ganjil-Genap Dimulai Juli







Minggu, 19 Juni 2016

Kabur Seusai Membacok, Geng Motor Dikomandani Seorang Cewek Berhasil Diringkus


MANIS77 - Anggota Reskrim Polsek Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meringkus geng motor yang dikomandani seorang cewek. Usai membacok seorang pria di depan Alfamart, Jalan Raya Kota Lagenda, Kampung Kalijambe, RT 01 RW 03 Lambangsari, Tambun Selatan, pelaku kabur hampir dua minggu.

Korban, Herry Darmawan Silitonga bersama istrinya, Widiawati dan anaknya, pada 2 Juni lalu bermaksud pulang ke rumah kontrakannya dengan mengendarai motor di Desa Setiadarma. Di tengah perjalanan, bertemu dengan pelaku mengerung-gerungkan knalpot motornya, sehingga korban berteriak, “Woi Berisik Lo.. anak gua kaget lagi tidur.”. Diduga pelaku tersinggung sehingga terjadi cekcok mulut.

Pada saat itu, ISY,18, diduga pimpinan kelompok ini memanggil rekannya, TP,28, sedangkan seorang lagi, MDR alias Kiki,24, masih tetap di lokasi kejadian. Begitu korban masuk Alfa untuk membeli pulsa, tiba-tiba dua pelaku datang dan TP langsung membacok lengan kiri dan kepala sebelah kanan korban dengan sebilah golok. Pelaku lain, MDR memukul dan menendang korban hingga terjatuh.

Setelah itu mereka kabur meninggalkan korban. Kasus pengeroyokan ini dilaporkan ke Polsek Tambun, kemudian ditindaklanjuti dan baru berhasil membekuk tiga tersangka MDR alias Kiki, 24, TP alias Tegar, 28, dan IPY, 18, Sabtu (18/6/2016). Kini ketiganya maish diperiksa dengan barang bukti sebilah golok bersarung plastik.(Poskota)

Messi & Ronaldo Pecahkan Rekor
Cavalier Menunda Pesta Warriors
Gedung Heaven Roboh