Jumat, 29 Juli 2016
Inilah Sederetan Model Yang Pernah Dikencani Oleh Freddy Budiman
MANIS77 - Selain bandar narkoba, terpidana mati Freddy Budiman adalah pemuja wanita. Wajahnya yang lumayan tampan tidak terlalu sulit untuk mendapatkan wanita-wanita yang menjadi penghiburnya. Apalagi dengan uang yang dikuasainya sebagai bandar narkoba. Inilah beberapa model yang disebut-sebut pernah dipacari Freddy Budiman. Bahkan khabarnya ada yang sempat mendatanginya di penjara untuk ‘berpesta’ dengan bandar narkoba itu.
1. Anggita Sari
Anggita Sari merupakan model majalah pria dewasa yang terkenal kontroversi dan penuh sensasi. Ia sempat disebut-sebut pernah menjalin hubungan dengan Enji, mantan suami Ayu Ting Ting. Belakangan Anggita disebut-sebut terseret kasus prostitusi artis dengan tarif mahal. Khabarnya wanita juga mengaku pernah dipacari Freddy Budiman. Dia pernah menyatakan lebih nyaman menjadi simpanan daripada dengan cara lain.
2. Nikita Mirzani
Nikita Mirzani, juga pernah digosipkan punya hubungan dekat dengan gembong narkoba, Freddy Budiman. Berita tersebut heboh dibicarakan setelah Vanny Rossyane membocorkan inisial-inisial artis yang berkencan dengan Freddy Budiman. “Yang minta mobil sama Abang (Freddy), penyanyi dangdut ada, inisialnya SB. Dan artis yang suka berantem inisialnya NM. Pramugari nggak ada,” kata Vanny seperti banyak dikutif di berbagai media infotainment. Tapi hal itu dibantah Nikita Mirzani, termasuk beberapa temannya seperti Cinta Penelope. “Untuk urusan sama Freddy, aku enggak ngerti. Yang jelas Niki selalu cerita kalau mempunyai teman spesial. Tetapi kalau teman biasa, dia enggak cerita. Mungkin Freddy teman biasa dia,” kata Cinta.
3. Vanny Rossyane
Nama Vanny Rosyane jadi tenar karena pernah mengungkapkan tentang fasilitas mewah yang terdapat di rutan. Vanny yang sebelumnya memiliki hubungan dekat dengan Freddy mengaku jika ia sering berhubugan intim dengan Freddy di rutan. Ia bebas melakukan hal itu karena menurutnya pihak rutan telah menyediakan ruangan khusus. Vanny bukan hanya membocorkan tentang fasilitas mewah yang ada di rutan, tapi Vanny juga menyeret inisial-iniasial artis lain yang dirasa menjadi penyebab keretakan hubungannya dengan Freddy Budiman. Vanny sendiri adalah wanita yang berprofesi sebagai model.
4. Shinta Bachir
Shinta Bachir juga menjadi salah satu artis yang dikabarkan pernah punya hubungan dengan Freddy Budiman. Memang khabar yang beredar hanyalah artis dengan inisial SB. Tapi kemudian dikait-kaitkan bahwa itu Shinta Bachir. Nama ini muncul dari Vanny Rossyane.(Poskota)
Ada yang Ingin Mendepak Messi Dari Camp Nou
Pemain NBA Yang Pensiun Akan Menerima Asuransi
Bangun LRT di Jakarta, Ahok Minta Bantuan Korsel
Kamis, 28 Juli 2016
Sejumlah Losmen Dirazia, Mahasiswi, PNS dan Kepala Desa di Ciduk
MANIS77 - Sejumlah pelajar SMA, mahasiswi, pegawai negeri sipil, dosen hingga oknum kepala desa di Nusa Tenggara Barat terjaring razia penyakit masyarakat yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Mereka kedapatan sedang berbuat mesum sejumlah losmen di wilayah Suranadi dan Lingsar Kabupaten Lombok Barat.
"Mereka ditangkap saat kami menyisir 20 losmen di kawasan wisata Suranadi dan Lingsar di Kabupaten Lombok Barat," kata Kasat Pol PP Pemerintah Provinsi NTB, Lalu Dirjaharta di Mataram, Jumat (22/07/2016). Bahkan, saat ditangkap, aparat menemukan para pasangan mesum ini sudah berada di dalam kamar.
Tidak hanya itu, dalam razia ini, aksi kejar-kejaran juga sempat terjadi karena beberapa pasangan mesum berusaha melarikan diri. Menurut Lalu, dari 25 orang yang tertangkap berbuat mesum itu terdiri dari pelajar SMA Kota Mataram, mahasiswi bersama dosennya, seorang guru PNS yang mengajar di wilayah Cakranegara.
Termasuk, seorang kepala desa dan teman wanitanya dari Kabupaten Lombok Utara (KLU). "Bagi oknum PNS guru tentu kita akan surati Dikpora dan juga BKD. Begitu juga dengan oknum kades akan kita laporkan ke pemerintah kabupaten setempat. Sehingga, bisa memberikan efek jera dan bisa diambil tindakan tegas," tandas Lalu.(pos-metro)
Mantan CR7 & Messi, Bugil Lagi di Majalah Playboy
100 Atlet Rusia Gagal Memenuhi Syarat di Olimpiade Rio
Dua Pabrik Beton di Jakarta Terancam Kena Sanksi
Selasa, 26 Juli 2016
Jackie Chan Dibekuk Polisi Bersama Komplotannya di Palembang
MANIS77 - Aksi dua pelaku spesialis pembobol minimarket, M Rizky alias Jackie Chan (24) dan Rendy (20), akhirnya terhenti setelah aparat unit Buser Polsek Gandus membekuknya. Bahkan, petugas yang geram terpaksa melumpuhkan keduanya dengan timah panas. Dua kawanan yang tercatat sebagai warga Jalan Lettu Karim Kadir, Kecamatan Gandus, Palembang ini diketahui sudah melakukan aksi pembobolan di delapan minimarket di kawasan Gandus.
Tak tanggung-tanggung, dari delapan kali aksinya itu, para tersangka meraup untung senilai Rp188 juta. Kapolresta Palembang Kombes Pol Tommy Aria Dwianto di dampingi Kabag Ops Kompol Andy Kumara dan Kapolsek Gandus AKP Dedi Rahmad mengatakan keduanya ditangkap di kediaman masing-masing. Dimana awalnya, polisi lebih dulu menangkap Jackie Chan yang saat itu sedang tidur. Dari penangkapan Jeckie Chan, polisi langsung melakukan pengembangan dan menangkap Rendi.
"Merupakan pemain lama dan terbilang spesialis. Keduanya merupakan komplotan pencurian bobol Alfamart lima kali, satu kali Indomaret, satu kali counter HP dan satu kali menjadi bajing loncat," terangnya Kapolresta, saat menggelar tersangka dan barang bukti di Mapolsek Gandus, Senin (25/7). Menurut Kapolresta, kawanan ini beraksi enam orang.
Dimana tiga tersangka lainnya sudah lebih dulu ditangkap, sementara seorang lagi masih dalam pengejaran. "Tiga tersangka lain sudah lebih dulu ditangkap, dan dua orang tersangka lagi akan segera kita serahkan berkasnya ke kejaksaan. Uuntuk otak pelaku yakni GS masih dalam pengejaran alias DPO," jelasnya.
Sementara itu, tersangka Jackie Chan mengaku, sudah lima kali melakukan aksi pembobolan itu. "Setiap berhasil, kami mendapatkan bagian Rp5 juta. Kemarin juga sempat jadi bajing loncat di Gandus," ungkapnya. Menurutnya, dalam pembobolan itu, dirinya berperan sebagai pengawas situasi. "Saya sama Rendy cuma mengawasi dari luar pak. Otak pembobolan itu dari GS yang sudah tahu situasi tempat pembobolan. Dan kami tidak tahu kalau saat itu ada kamera CCTV," pungkasnya.(sindo)
Gonzalo Higuain Bakal Geser Cristiano Ronaldo
Chong Wei dan Marin Unggulan Teratas di Olimpiade Rio
Petugas Bongkar Makam Palsu di Pondok Ranggon
Minggu, 24 Juli 2016
Diiming-imingi Beli Baju Baru, ABG Diperkosa Pemilik Kontrakan
MANIS77 - Bunga (14) nama samaran warga Kecamatan Patumbak, mengaku diperkosa pemilik kontrakan, S di hotel kawasan Padang Bulan Medan. Didampingi ibunya saat membuat laporan ke Polsek Delitua, Jumat (22/7). Peristiwa tersebut terjadi Sabtu (16/7) lalu saat ibu Bunga pergi bekerja. Sore harinya, saat kembali ke rumah, ibu Bunga tak lagi menemukan putrinya di rumah bersama adiknya.
Setelah ditanya ke sejumlah tetangga, mereka mengatakan pelaku dan Bunga pergi membeli baju. "Saya pun percaya saja karena Bunga pergi membawa adiknya. Tapi karena tak kunjung kembali, saya curiga. Ternyata benar anak saya dibawa ke hotel sesuai pengakuan anak saya," tegas ibu Bunga. "Kami dibawa ke hotel H Jalan Jamin Ginting Padang Bulan Medan.
Waktu itu dia (pelaku) bilang mau singgah dulu di hotel sebelum ke toko baju. Pak S beralasan gerah dan berencana mandi dulu dalam hotel," tambah Bunga. Karena alasannya masuk akal, Ia diam dan menurut saja. "Setelah Pak S memesan kamar, saya bersama adik saya diajak masuk ke dalam kamar.
Tak lama berselang, Pak S menyuruh adik saya membeli jajanan di samping hotel dan memberikan uang pecahan Rp 10 ribu. Karena disuruh, adik saya pun langsung pergi membeli jajanan tak jauh dari hotel. Tapi, begitu adik saya pergi, Pak S langsung mengunci kamar hotel dari dalam.
Setelah itu dia langsung memaksa saya membuka baju dan celana saya," sebutnya. Meski sempat melawan dan berteriak, Bunga disumpal mulutnya menggunakan tangan. "Saya tidak bisa berbuat banyak, apalagi saya dicekik dan diancam bunuh kalau melawan," tutupnya.
Usai beraksi, pelaku langsung meninggalkan Bunga dan adiknya. Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Jonathan menyebutkan, sudah menerima laporan dan korban sudah diantar untuk divisum. "Kita sudah membentuk Tim untuk mengejar tersangka," katanya.(Sib)
Hanya Pantas Untuk Pemain Sekelas Ronaldo dan Messi
Calon Lawan Manny Pacquiao Minta Bayaran Mahal
Pegawai Lepas DKI di Bantar Gebang Digaji Rp3,1 Juta
Sabtu, 23 Juli 2016
Karyawan Money Changer Dirampok di Cideng, Duit Miliar DiBawa Kabur
MANIS77 - Norman Ali (35) seorang karyawan money changer dirampok pengendara motor di Jalan Cideng Timur No16 A Gambir, Jakarta Pusat. Koper yang berisikan mata uang asing berjumlah miliaran rupiah raib begitu saja. "Koper yang diambil berisikan uang 1,7 juta Ringgit (setara Rp5,6 miliar) dan 200 ribu yuan (setara Rp400 juta)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono dalam keterangannya, Sabtu (23/7/2016).
Kejadian bermula saat Norman menumpangi taksi dari Bandara Soekarno-Hatta menuju kantornya pada Jumat 22 Juli 2016 sekira pukul 22.30 WIB. Sesampainya di lokasi, sopir pun langsung turun dan membuka bagasi. Tiba-tiba saja ada dua pria tak dikenal mengancamnya sembari menodongkan senjata api.
"Saat sopir turun dan membuka bagasi, tiba-tiba dari arah belakang datang dua orang pelaku menggunakan sepeda motor, salah satu pelaku menodongkan pistol ke kepalanya sambil mengatakan 'mundur'," ujarnya. Kemudian, pelaku lainnya langsung sigap mengambil salah satu koper yang berisikan uang dan meletakkan di depan motor. Mereka pun langsung melarikan diri mengarah ke Tanah Sereal, Jakarta Barat.
Hingga kini, belum diketahui siapa dua orang pria tak dikenal tersebut. Aparat kepolisian terus melakukan upaya pencarian. Kasus ini pun ditangani Satreskrim Polres Jakarta Pusat. "Sedang dilakukan pencarian. Ciri-cirinya yang menodongkan senjata api tingginya 160 cm, pendek dan kekar, usianya kira-kira 40 tahun, mengenakan helm tidak berkaca, mengenakan celana panjang. Sementara yang nyetir motor kurus," pungkasnya.(sindo)
Terlibat Pengaturan Skor, Petenis Italia Diskorsing 18 Bulan
Jerson Lopez Menjadi Pemain Pokemon Pertama Yang Tewas
Bajaj Dilarang Mangkal di Kawasan Istana Presidenan
Rabu, 20 Juli 2016
Sering Dipukuli, Istri Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Suaminya
MANIS77 - Satu bulan kabur dari pengejaran polisi, Yedi Wandra (30), satu dari dua pelaku pembunuhan bayaran di Kabupaten Lahat, akhirnya dibekuk aparat Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Palembang. Tersangka yang merupakan warga Desa Suka Merindu, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat, itu ditangkap saat sedang bekerja di sebuah warung makan kawasan Jalan Veteran, Palembang.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, penangkapan tersangka dilakukan setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan Polres Lahat terkait pembunuhan terhadap Haniri (42). Dalam koordinasi itu, aparat Polres Lahat menyebut jika tersangka sudah melarikan diri ke Palembang. “Dua tersangka lain sudah ditangkap lebih dulu. Kita mendapatkan laporan dari Polres Lahat jika tersangka lari ke Palembang, sehingga kita lakukan penyelidikan dan berhasil ditangkap tadi malam,” terang Maruly, Selasa (19/7/2016).
Menurut Maruly, pembunuhan yang dilakukan tersangka terkuak setelah aparat Polres Lahat mendapatkan laporan adanya penemuan sesosok mayat penuh luka di kawasan hutan Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat. Setelah mengumpulkan bukti-bukti di lapangan, diketahui otak pembunuhan tersebut adalah Epri (38) yang tak lain adalah istri korban. "Otak pembunuhan itu adalah istri korban sendiri yang kini sudah ditangkap. Menurut keterangan tersangka Epri ini, pembunuhan itu dilakukan karena sakit hati dengan korban yang sudah memukulinya," terang Kasat.
Namun, keterangan tersangka masih akan didalami lagi oleh Polres Lahat. "Tersangka bisa terancam Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati," ungkapnya. Sementara itu, Yedi mengaku nekat membunuh korban lantaran dijanjikan oleh tersangka Epri uang tunai Rp15 juta. Sebagai down payment (dp), tersangka Yedi diberikan sebuah tab jenis Asus warna biru. Tertarik dengan tawaran tersangka Epri, tersangka akhirnya mengajak rekannya Ujang untuk membunuh korban.
“Kami langsung buat rencana, dan berpura-pura minta dipasangi instalasi listrik. Kami buat janji di Jalan SP 1, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat, untuk bertemu dengan korban,” kata tersangka Yedi. Ketika berada di lokasi, menurut Yedi tersangka Ujang langsung menusuk korban di bagian punggung dekat leher hingga akhirnya korban meninggal di tempat. “Alasan dari istri korban (Epri) dia sakit hati karena sering dipukul. Sampai sekarang uang yang dijanjikan itu belum saya terima," akunya.(sindo)
Kecanduan Narkoba, Mantan Atlet Timnas Jadi Begal
Liliya Shobukhova Diminta Pulangkan Hadiah
Polisi Dihukum Push-Up Jika Main Pokemon GO
Senin, 18 Juli 2016
Dituduh Telah Menghamili Saudara Perempuannya, Pemuda Ini Disekap dan Diperas
MANIS77 - Nasib sial menimpa seorang pemuda beinisial A (23). Ia disekap di sebuah hotel di kawasan Senen, Jakarta Pusat, oleh seorang lelaki berinisial Er lantaran dituding menghamili saudara perempuannya. Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto membenarkan adanya laporan penculikan tersebut. "Memang betul kami sudah terima laporan dari korban. Kasusnya masih kami selidiki," ujar Budi kepada wartawan, Selasa (19/7/2016).
Budi mengatakan, dalam laporan yang dibuat korban pada Senin (18/7) sore kemarin, korban disekap selama 12 hari terhitung dari tangal 20 Juni hingga 2 Juli 2016. Selama di sekap, korban juga diminta untuk membayar sejumlah uang sebagai mahar lantaran sudah menghamili saudara perempuannya berinisial Eln. "Selama disekap korban diminta menikahi Eln (saudara perempuan pelaku) dan membayar memberi uang sebesar Rp 35 juta juga sebagai mahar," ungkapnya.
Kepada polisi, korban mengaku tidak pernah bertemu dengan perempuan bernama Eln itu. Ia mengatakan, mengenal Eln melalui situs jejaring sosial Facebook pada 16 Juni lalu. Selama ini, A hanya berkomunikasi beberapa kali via telepon seluler dengan perempuan tersebut. Dalam perkenalan itu, Eln mengaku sebagai anak dari pengusaha rokok. setelah beberapa kali berkomunikasi, Eln pun mengajak korban untuk bertemu di kawasan Poncol, Senen, Jakarta pusat.
Namun setelah sampai di lokasi, korban disuruh bertemu dengan 'anak buahnya' bernama E. E pun kemudian mengajak korban mampir ke kosannya yang juga berlokasi di kawasan Senen, Jakpus. Karena ingin bertemu dengan Eln, korban kemudian menghubungi Eln dan meminta untuk bertemu. Keduanya pun bersepakat untuk bertemu di hotel di kawasan Senen. A pun diantar Er menuju hotel tersebut. "Tetapi, setibanya di hotel, Eln tidak kunjung datang.
Saat itulah, Er melakukan penyekapan terhadap korban. E menuding korban telah menghamili Eln dan diminta membayar Rp 35 juta," tuturnya. Korban kemudian menyerahkan uang Rp35 juta secara bertahap kepada pelaku E. Tak cukup sampai disitu, pelaku pun terus memeras korban dengan menyuruh mencari uang lagi, sehingga korban dapat keluar hotel setelah hampir dua minggu disekap pelaku.(beritacenter)
Langganan:
Postingan (Atom)










